Memahami dan menganalisis ide pokok dan ide penjelasan
BUKU
cerdas cerdas berbahasa dan bersastra Indonesia (2021) SMA/SMK kelas X
Tugas. Hal 124
Biografi Ki Hadjar Dewantara: Bapak Pendidikan Indonesia (hal 119-122)
Paragraf: 1
Ide pokok: Nama Ki Hadjar Dewantara bukanlah nama pemberian orang tuanya sejak lahir
Ide penjelasan: Nama aslinya ialah Raden Mas Soewardi Soerjaningrat yang lahir di Yogyakarta, tanggal 2 mei 1889.
Sampai dengan
Lantaran sakit, sekolahnya tersebut tidak dapat ia selesaikan.
Paragraf: 2
Ide pokok: Pada masanya, Ki Hadjar Dewantara dikenal sebagai penulis handal.
Ide penjelasan: Kemampuan menulisnya terasa ketika ia berkerja sebagai wartawan di beberapa surat kabar.
Sampai dengan
Tipto Mangoenkoesoemo nantinya akan dikenal sebagai Tiga Serangkai
Paragraf: 3
Ide pokok: Pada tanggal 25 Desember 1912, mereka mendirikan Indische Partij (partai politik pertama yang beraliran nasionalisme Indonesia) yang bertujuan mencapai Indonesia merdeka.
Ide penjelasan: Selain itu, pada bulan November 1913, Ki Hadjar Dewantara membentuk Komite Bumipoetra yang bertujuan untuk melancarkan kritik terhadap Pemerintah Belanda.
Sampai dengan
Douwes dekker
Paragraf 4
Ide pokok: Akibat aktivitas dan tulisannya itu, pemerintah kolonial Belanda melalui gubernur jendral idenburg menjatuhkan hukuman pengasingan terhadap Ki Hadjar Dewantara
Ide penjelasan: Douwes Dekker dan Cipto Mangoenkoesoemo, rekan seperjuangannya, menerbitkan tulisan yang bernada membela Ki Hadjar Dewantara
Sampai dengan
Pada tahun 1918, Ki Hadjar Dewantara kembali ke tanah air
Paragraf: 5
Ide pokok: Di tanah air, Ki Hadjar Dewantara semakin mencurahkan perhatiannya di bidang pendidikan sebagai bagian dari alat perjuangan meraih kemerdekaan
Ide penjelasan: Bersama rekan-rekan seperjuangannya, dia pun mendiri- kan sebuah perguruan yang ber- corak nasional yang diberi nama Nationaal Onderwijs Instituut Taman siswa (Perguruan nasional taman siswa) pada 3 Juli 1922
Sampai dengan
Perguruan ini sangat menekankan pendidikan rasa kebangsaan kepada peserta didik agar mereka mencintai bangsa dan tanah air serta berjuang untuk memperoleh kemerdekaan.
Paragraf: 6
Ide pokok: Selama aktif di Taman Siswa, Ki Hadjar Dewantara juga tetap rajin menulis. Tema tulisannya beralih dari nuansa politik ke pendidikan dan kebudayaan berwawasan kebangsaan
Ide pokok: Melalui tulisan-tulisan itulah dia berhasil meletakkan dasar-dasar pendidikan nasional bagi bangsa Indonesia.
Sampai dengan
Saat Pemerintah Jepang membentuk Pusat Tenaga Rakyat (Putera) dalam tahun 1943, Ki Hadjar ditunjuk untuk menjadi salah seorang pimpinan bersama Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, dan K.H. Mas Mansur.
Paragraf: 7
ide pokok: Setelah kemerdekaan Indonesia berhasil direbut dari tangan penjajah dan stabilitas pemerintahan sudah terbentuk
Ide penjelasan: Melalui jabatannya ini, Ki Hadjar Dewantara semakin leluasa untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Pada tahun 1957.
Sampai dengan
Dua tahun setelah mendapat gelar Doctor Honoris Causa itu, tepatnya pada tanggal 28 April 1959, Ki Hadjar Dewantara meninggal dunia di Yogyakarta dan dimakamkan di sana.
Komentar
Posting Komentar